Tulisan Terakhir

RPP Kelas 4 Kurikulum 2013 Semua Pembelajaran Edisi Revisi 2016
Sesuai dengan pemetaan KD buku
Revisi kurikulum 2013 pada tahun 2016 saat ini sudah sedang, akan dan tengah di sosialisasi kan seluruh Indonesia, pada tahap awal sesuai janji Kemdikbud dalam proses tahapan kebijakan kurikulum untuk jenjang Sekolah Dasar dimulai pada RPP kelas 1 dan kelas 4, Silabus Kurikulum 2013 SD Revisi 2016 , berbagai kebijakan, format panduan penilaian telah kami bagikan untuk rekan guru seluruh Indonesia yang akan mengimplementasikan kurikulum 2013 pada sekolah masing-masing, pada posting kali ini kami bagikan RPP yang tersusun dari tema dan subtema serta pembelajaran yang memuat KI dan KD versi terbaru.

Lihat juga Buku Guru Kelas IV Revisi Tahun 2016
Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2016 Permendikbud 53 tahun 2015

RPP merupakan rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci mengacu pada silabus, buku teks pelajaran, dan buku panduan guru. Kami mencoba berbagi RPP edisi revisi kurikulum 2013 tahun 2016 yang dibuat oleh rekan-rekan guru saat pelatihan, dan tentu saja sudah mengacu pada pemetaan KI dan KD revisi terbaru maret 2016 lihat contoh RPP K13 SD berikut ini.
Contoh RPP Kurikulum 2013 Revisi lihat tampilan dibawah ini
 

RPP Kelas 4 tema 1 pembelajaran 1
RPP kelas  4 tema 1 pembelajaran 2
RPP kelas  4 tema 1 pembelajaran 3
RPP Kelas 4 tema 1 pembelajaran 4
RPP Kelas 4 tema 1 pembelajaran 5
RPP Kelas 4 tema 1 pembelajaran 6

RPP Kelas 4 tema 2 pembelajaran 1
RPP Kelas 4 tema 2 pembelajaran 2
RPP Sub tema 2 pembelajaran 3,4 & 5
RPP Sub tema 2 pembelajaran 6 dan sub tema 3 pembelajaran 2
RPP Sub tema 3 pembelajarn 1
RPP Sub tema 3 pembelajaran 3 


Kita lanjutkan nanti....tunggu posting kami selanjutnya dan kunjungi GURUSD.NET


Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 SD Edisi Revisi Permendikbud 53 Tahun 2015
Aplikasi penilaian kurikulum 2013 tahun pelajaran 2016/2017 rekap nilai dan cetak raport ini semoga dapa membantu, beberapa perubahan tersebut sedikit kami sebutkan sebagai berikut:
Dalam panduan penilaian kurikulum 2013 Sekolah Dasar Permendikbud 53 tahun 2015 yang telah berlaku ada beberapa hal yang dilakukan perubahan pada penilaian di kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2016 terutama saat ini kelas 1 dan 4,
1. Penilaian sikap KI 1 & KI 2 sudah ditiadakan di setiap mata pelajaran hanya Agama dan PPKN/PKn  yang secara langsung mapel lain hanya perbandingan dan sifatnya tidak langsung, namun KI tetap dicantumkan dalam penulisan RPP.

2. Jika ada 2 nilai praktik KI 4 dalam 1 KD, maka yg diambil adalah nilai yg tertinggi. Penghitungan nilai keterampilan dalam 1 KD ditotal (praktik, produk, portofolio) dan diambil nilai rata-rata. untuk pengetahuan, bobot penilaian harian dan penilaian akhir semester itu sama.

3. Perubahan terminologi ulangan harian menjadi Penilaian Harian (NPH), UAS menjadi penilaian akhir semester (NPAS) untuk semester 1 dan penilaian akhir tahun untuk semester

4. Skala penilaian menjadi 1-100. Penilaian sikap diberikan dalam bentuk predikat dan deskripsi.

5. Remedial diberikan untuk yg kurang namun sebelumnya siswa diberikan pembelajaran ulang. Nilai Remedial adalah nilai yg dicantumkan dalam hasil.

Selengkapnya baca juga:
Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Sekolah Dasar Permendikbud 53 Tahun 2015
Contoh Format Hasil belajar/ Raport SD Kurikulum 2013 edisi revisi

Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 SD Edisi Revisi Permendikbud 53 Tahun 2015
Rumus penghitungan nilai dalam contoh gambar yang kami tampilkan untuk rekan guru, persoalan yang harus diperhatikan pula adalah perubahan Kompetensi Dasar (KD) serta buku k13 yang baru. Aplikasi olah nilai peserta didik kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2016 sebagai berikut preview
DOWNLOAD
 

Kalender Pendidikan 2016/2017 di Sertai Hitungan Hari dan Minggu Efektif
Kaldik 2016/2017
Kalender pendidikan tahun pelajaran 2016/2017 yang kami sertai dengan minggu efektif serta jumlah hari yang telah ada pada ketentuan yang berlaku kiranya dapat menjadi referensi rekan-rekan guru dalam mempersiapkan berbagai rencana dalam mengarungi tahun ajaran 2016/2017.

Kalender pendidikan ini juga menjadi acuan dalam pembuatan prota dan promes baca panduan pembuatan program tahunan dan program semester disebalik hal tersebut perlu kiranya menghitung minggu efektif yang menjadi syarat vital dalam berbagai rencana.
Baca juga Cara mencari data kalender pendidikan seluruh Indonesia

Kalender Pendidikan atau Kaldik 2016-2017 ini kami lengkapi dengan hitungan minggu efektif jadi akan lebih mudah dalam penghitungan nya, berbasis excel kaldik ini menjadi mudah dalam penggunaan, lihat tampilan dibawah ini.

DOWNLOAD

Aplikasi Teknik dan Bentuk Instrumen Serta Rubrik Penilaian Sikap Kurikulum 2013
Form Instrumen
Aplikasi instrumen dan rubrik penilaian sikap kurikulum 2013 terbaru tahun 2016 sesuai panduan, coba kami bagikan referensi untuk rekan guru pada k13 tahun 2016 ini penilaian sikap merujuk pada permendikbud 53 tahun 2015 dilakukan secara langsung oleh Guru Mapel Pendidikan Agama & Budi Pekerti, serta guru mapel PKN.

Pengertian Sikap
Sikap bermula dari perasaan yang terkait dengan kecenderungan seseorang dalam merespon sesuatu/objek. Sikap juga sebagai ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang. Sikap dapat dibentuk, sehingga terjadi perilaku atau tindakan yang diinginkan. Kompetensi sikap yang dimaksud dalam panduan ini adalah ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang dan diwujudkan dalam perilaku.

Penilaian kompetensi sikap dalam pembelajaran merupakan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengukur sikap peserta didik sebagai hasil dari suatu program pembelajaran. Penilaian sikap juga merupakan aplikasi suatu standar atau sistem pengambilan keputusan terhadap sikap. Kegunaan utama penilaian sikap sebagai bagian dari pembelajaran adalah refleksi (cerminan) pemahaman dan kemajuan sikap peserta didik secara individual.

Cakupan Penilaian Sikap
Kurikulum 2013 membagi kompetensi sikap menjadi dua, yaitu sikap spiritual yang terkait dengan pembentukan peserta didik yang beriman dan bertakwa, dan sikap sosial yang terkait dengan pembentukan peserta didik yang berakhlak mulia, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Sikap spiritual sebagai perwujudan dari menguatnya interaksi vertikal dengan Tuhan Yang  Maha Esa, sedangkan sikap sosial sebagai perwujudan eksistensi kesadaran dalam upaya mewujudkan harmoni kehidupan.
Lihat sebagai berikut

DOWNLOAD INSTRUMEN PANDUAN PENILAIAN SIKAP

Analisis Ulangan Harian Kurikulum 2013 Kompetensi Sikap Spritual dan Sosial
 Jika pada sebelumnya kami berbagi format atau aplikasi analisis kompetensi pengetahuan kurikulum 2013, pada kesempatan kali ini akan kami bagikan pada ranah sikap, spritual dan sosial atau dikenal KI.1 dan 2 yang notabene secara langsung dilakukan guru PAI dan PKN merujuk pada juknis penilaian kurikulum 2013 permendikbud 53 tahun 2015 inilah Aplikasi analisis UH Kompentensi Sikap (Spritual dan Sosial).

Kompetensi spritual peserta didik atau KI.1 pada K13 yang ada ini juga tak berbeda jauh dengan versi sebelumnya dan bisa rekan guru kembangkan semisal kompetensi-kompetensi sebagai berikut:
Analisis Ulangan Harian Kurikulum 2013 Kompetensi Sikap Spritual dan Sosial
  • Ketaatan beribadah
  • Perilaku Syukur
  • Berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan
  • Toleransi dalam beribadah
Kemudian dalam SKL sama paket yang berbeda yaitu kompetensi sikap sosial, KI,2 yang memiliki formula sebagai berikut:
Analisis Ulangan Harian Kurikulum 2013 Kompetensi Sikap Spritual dan Sosial
  • Jujur
  • Disiplin
  • Tanggung jawab
  • Santun
  • Peduli
  • Percaya diri
  • Kerjasama
Kesemuanya merupakan bagian dari penilaian kurikulum 2013 dalam analisis ulangan harian/UH kompetensi pada aspek sikap, spritual dan sosial
DOWNLOAD ANALISIS UH KI SPRITUAL
DOWNLOAD ANALISIS UH KI SOSIAL


Aplikasi Analisis Ulangan Harian Kurikulum 2013 Kompetensi Pengetahuan
Analisis ulangan harian kurikulum 2013 kompetensi pengetahuan KI-3 berbasis tematik, merupakan suatu cara rekan guru untuk mengetahui hasil belajar peserta didik meliputi taraf serap dan prosentasi capaian siswa akan proses kegiatan belajar mengajar yang telah rekan guru sampaikan, meski analisis ulangan harian kurikulum 2013 ini bukan barang baru dalam program analisis di dunia pendidikan hingga saat ini k13 dengan panduan penilaian berdasar permendikbud no 53 tahun 2015.

Aplikasi analisis kurikulum 2013 untuk saat ini yang kami bagikan tepatnya pada analisis kompetensi pengetahuan atau KI-3 ( Kompetensi Inti Pengetahuan) dengan berbagai tema dan mata pelajaran yang sudah sesuai pemetaan pada buku guru kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2016.
Baca juga Contoh format raport kurikulum 2013 edisi revisi 2016

Cara penggunaan aplikasi analisis ulangan harian untuk kompetensi pengetahuan ini adalah sebagai berikut:
1. Input data sekolah dan kelas
2. Input data siswa
3. Input data nilai pertema
4. Input KKM silahkan gunakan skala yang diinginkan
1-4 atau 0-100 yang diberlakukan saat ini.
5. Aplikasi ini dilengkapi skala konversi, dan cara penghitungan otomatis.
Unduh pada link yang kami sematkan dibawah ini.
Lihat juga aplikasi analisis kompetensi sikap (spritual dan sosial) KI.1 dan 2

    Panduan Pembuatan Program Tahunan Kurikulum 2013
    PROTA
    Program Tahunan merupakan rencana penetapan alokasi waktu satu tahun pembelajaran. Program tahunan berdasarkan kurikulum 2013 merupakan program umum tematik terpadu untuk setiap kelas yang dikembangkan oleh guru. Program tahunan tersebut sebagai rencana umum pelaksanaan pembelajaran muatan pelajaran setelah diketahui kepastian jumlah jam pelajaran efektif dalam satu tahun. Program tahuna perlu dipersiapkan dan dikembangkan oleh guru sebelum tahun pelajaran, karena merupakan pedoman bagi pengembangan program-program berikutnya, yakni Program Semester, Silabus, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

    Langkah-langkah perancangan Program Tahunan:
    1. Menelaah jumlah tema dan subtema pada suatu kelas.
    2. Menandai hari-hari libur, permulaan tahun pelajaran, minggu efektif.
    Hari-hari libur meliputi:
    • Jeda tengah semester
    • Jeda antar semester
    • Libur akhir tahun pelajaran
    • Hari libur keagamaan
    • Hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional
    • Hari libur khusus (kegiatan khusus satuan pendidikan)

    3. Menghitung jumlah Minggu Belajar Efektif (MBE) dalam satu tahun.
    4. Mendistribusikan alokasi waktu Minggu Belajar Efektif (MBE) ke dalam
    subtema.

    Contoh program tahunan k13 kelas IV SD/MI
    http://www.wikiedukasi.net/2016/06/panduan-pembuatan-program-tahunan.html

    Dalam menyusun Program Tahunan, komponen yang harus ada sebagai berikut.
    • Identitas (muatan pelajaran, kelas, tahun pelajaran)
    • Format isian ( tema, sub tema, dan alokasi waktu).

    Lima Posisi Guru Dalam Menghadapi Pelanggaran Siswa
    Kawal Sekolah Aman

    Andai tidak ada aturan absensi, tidak ada hukuman, tidak ada nilai, dan tidak ada paksaan, berapa persen (%) siswa yang akan memilih tetap belajar ? Begitu lah pertanyaan dari buku milik Bukik Setiawan Penulis Buku Anak Bukan Kertas Kosong.

    Pertanyaan kita adalah, Mengapa Terjadi Kekerasan di Sekolah?, Cara Mengatasi
    Kekerasan di Sekolah?, Mencegah Kekerasan di Sekolah?, Bagaimana Menggunakan Media Sosial?...

    Kekerasan di lingkungan pendidikan bukan sekedar perkara moralitas, tapi persoalan kegagalan pelaku menemukan solusi yang sehat di tengah relasi kuasa yang tidak simetris, Jebakan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan adalah menghilangkan gejalanya tapi membiarkan sumber terjadinya kekerasan.

    "Sudahkah Sekolah Kita Aman, Nyaman dan Menyenangkan?"
    Mengatasi Kekerasan di Sekolah
    • Identifikasi dan selesaikan sumber kekerasan, bukan hanya gejalanya
    • Guru dan Guru BK didorong lebih banyak mendengar & memahami
    • Pendampingan intensif pada korban dan korban pelaku serta keluarganya
    • Kembangkan kepercayaan diri korban. Bangun sistem dukungan
    • Ajak korban pelaku merefleksikan kebutuhan, emosi dan tujuan hidupnya
    Lima posisi guru dalam menghadapi pelanggaran siswa
    1. Penghukum. Menuding "Jika tidak kerjakan tugas, kamu akan di hukum". Siswa jadi memberontak, menyalahkan teman atau berbohong, kesalahan berulang merupakan bentuk perlawanan.
    2. Pembuat rasa bersalah menceramahi. "Kamu harus tahu mana yang benar mana yang salah", siswa akan menyembunyikan pelanggaran denial dan berbohong, harga diri siswa rendah, rentan di pengaruhi.
    3. Teman baik. Membuat pemakluman, "Kamu terlambat...pasti karena macet ya? jangan diulangi ya, demi bapak dan ibu.  Ketergantungan siswa dengan kehadiran guru.
    4. Pengawas, memantau dan mencatat dan mengungkit-ungkit kesalahan siswa. "Kamu sudah tahu aturan nya kan?" siswa menjadi konformis berorientasi pada reward yang di dapatkan.
    5. Manajer. Bertanya mencari solusi, "Apa akibatnya? bagaimana kita bisa memperbaiki nya?". Siswa merefleksikan tindakan nya dan mencari solusi. Menjadi pembelajar mandiri.

    Referensi tulisan Anak bukan kertas kosong karya Bukik Setiawan

    MKRdezign

    Formulir Kontak

    Nama

    Email *

    Pesan *

    Diberdayakan oleh Blogger.
    Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget