Tulisan Terakhir

Aplikasi Cek Validitas NPWP, Menguji Kevalidan Nomor Pokok Wajib Pajak

Kadang kala kita dapati NPWP yang kita input ternyata tidak valid, hal ini sangat sering terjadi saat pelaporan SPT Pajak baik melalui e-filing yang sedang dilakukan saat ini. NPWP adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya

Seperti yang kalian tahu, NPWP terdiri atas 15 angka yang tersusun dalam 6 barisan yaitu :
Baris pertama : Jenis WP (terdiri atas 2 angka)
Baris kedua dan ketiga : No urut WP (masing-masing terdiri atas 3 angka)
Baris ke empat : angka validasi (terdiri atas 1 angka)
Baris ke lima : Kode KPP WP terdaftar (terdiri atas 3 angka)
Baris ke enam : kode cabang/anggota keluarga (terdiri atas 3 angka)

Lalu bagaimana cara menguji Validitas NPWP yang kita inputkan, tentunya jika kita salah satu admin atau karyawan pajak sendiri akan mudah namun demikian.
Langkah-langkah untuk menguji ke autentikan kode seri NPWP adalah sebagai berikut:

Data NPWP untuk proses pengujian: 012345674123000 (hanya angka tanpa tanda titik "." ataupun strip "-" )
1. Ambil 8 digit angka awal dari NPWP -> 01234567
2. Kalikan digit ganjil dengan 1 dan digit genap dengan angka 2;
3. Jumlahkan masing-masing hasilnya.Untuk hasil bilangan dengan 2 digit perlakukan sebagai dua buah bilangan.
0 + 2 + 2 + 6 + 4 + 1 + 0 + 6 + 1 + 4 = 26
4. Bulatkan ke atas ke bilangan puluhan terdekat (30 tetap 30, 31-39 menjadi 40).

5. Digit ke-9 NPWP didapat dari hasil langkah ke-4 dikurangi dengan hasil langkah ke-3

Digit ke-9 ->    30 - 26 = 4
Rumus3: MOD(Rumus2,10)
Dengan demikian NPWP yang benar adalah 01.234.567.4-123.000

Sehingga untuk mengecek keabsahan NPWP, rumus excel yang digunakan untuk mendapatkan kode validasi (berdasarkan 8 digit awal NPWP) adalah sebagai berikut:

Aplikasi Supervisi Kunjungan Kelas Kurikulum 2013 dan KTSP
Implementasi supervisi kelas salah satu cara meningkatkan motivasi kinerja guru erat kaitan dengan Penilaian Kinerja (PKG), Kepala Sekolah mempunya tugas untuk mendorong melakukan proses pembelajaran yang mampu menumbuhkan cara berpikir kritis,kreatif,inovatif cakap dalam menyelesaikan masalah.

Aplikasi Supervisi Kunjungan Kelas yang kami sediakan sebagai bahan referensi, dalam tata administrasi serta kelengkapan yang baik, dengan terpenuhinya unsur-unsur penilaian supervisi ini maka makin jelas memberikan indikator bahwa administrasi dalam proses belajar mengajar cukup baik.
Aplikasi supervisi ini terdiri dari dua bagian Kurikulum yaitu KTSP Dan Kurikulum 2013 hingga bisa flexible dalam penggunaannya. yang pertama Instrumen Pembelajaran KTSP sebagai berikut:
Aplikasi Supervisi Kunjungan Kelas Kurikulum 2013 dan KTSP
Dan yang selanjutnya Instrumen Pembinaan Guru dalam Kurikulum 2013 sebagai berikut:
Aplikasi Supervisi Kunjungan Kelas Kurikulum 2013 dan KTSP
Aplikasi supervisi kelas ini cukup komplit, cara penggunaan bisa diseuaikan data-data pada aplikasi. untuk pasword login :purnawanto
DOWNLOAD APLIKASI SUPERVISI KUNJUNGAN KELAS K13 DAN KTSP

Aplikasi Penilaian KTSP Semester Genap Untuk Semua Kelas SD/MI
Tampilan depan aplikasi penilaian KTSP
Penilaian semester genap bagi sekolah pelaksana Kurikulum 2013 dan KTSP pada sekolah dasar tak akan lama akan rekan-rekan guru lakukan, berbagai nilai UH/UTS bahkan UAS kit akumulasi menjadi hasil penilaian akhir semester, dengan aplikasi penilian semester genap ini akan terasa mudah untuk dilakukan.

Aplikasi penilaian ini secara lengkap memuat absen dan berbagai rekap data hasil inputan nilai siswa yang diolah rekan-rekan guru sekalian, hingga cara hitung yang serba otomatis begitu nyaman dan aman dalam penggunaannya.
 Sedikit tampilan kami tunjukkan karena aplikasi ini dibuat oleh rekan guru senior kang martho yang sudah teruji dalam penggunaannya. Didalam aplikasi penilaian ini juga tersedia panduan yang jelas panduan utama isikan data sekolah menu utama dan lihat tutorial yang tersedia pada menu aplikasi.

Download aplikasi penilaian KTSP Semester Genap

Secara nasional, fasilitas peningkatan mutu pendidikan dapat diimbaskan melalui forum KKG (Kelompok Kerja Guru) dan MGMP Guru profesional mendapatkan tempat untuk meningkatkan prestasi kerja, karir dan meningkatkan mutu pendidikan (di sekolah, di kabupaten, di propinsi dan seterusnya). Peningkatan mutu pendidikan dimulai dari peningkatan mutu guru, peningkatan mutu berbagai organisasi profesi pendidik dan tenaga kependidikan (KKG, MGMP, FIG dll). Pemberdayaan organisasi profesi secara professional semakin bermanfaat bagi pemerintah.
Buku Pedoman Pengelolaan Kualitas KKG Dan MGMP Bermutu

Dalam rangka mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Departemen Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) melaksanakan Program Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading (BERMUTU) dimulai pada tahun 2008 yang tersebar di 75 Kabupaten/Kota di 16 provinsi. Program BERMUTU bertujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran sebagai dampak peningkatan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja guru. Salah satu komponen strategis Program BERMUTU untuk mencapai tujuan tersebut adalah penguatan peningkatan mutu dan profesional guru secara berkelanjutan.
Baca Juga  Buku Kerja Pedoman Kepala Sekolah Profesional
                Buku Panduan Dewan Pendidikan Dan Komite Sekolah
Buku Pedoman Pengelolaan Kualitas KKG Dan MGMP Bermutu
Besarnya jumlah guru yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1/D4 menjadi dasar pemikiran untuk memberdayakan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang mewadahi guru SD, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang mewadahi guru bidang studi di SMP, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS), Musyawarah Kerja Program Studi (MKPS). Pada Program BERMUTU, peningkatan kompetensi guru akan ditingkatkan dengan memberdayakan KKG dan MGMP sehingga mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan pengembangan profesional guru termasuk pendidikan dan pelatihan yang terakreditasi bagi guru yang belum memiliki Ijazah S1/D4 dan juga bagi kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Integrasi data Kemenag dan Kemdikbud tentu saja ada, Data satuan pendidikan Islam di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama dikelola melalui sebuah sistem pendataan yang disebut dengan EMIS (Education Management Information System).
Emis adalah sistem informasi manajemen pendidikan yang dikembangkan untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan program Pendidikan Islam.
EMIS dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan jajaran Ditjen Pendidikan Islam dan stakeholder lainnya akan tersedianya data dan informasi pendidikan Islam yang lengkap, akurat dan tepat waktu.

Mulai Tahun 2013, Ditjen Pendis menerapkan kebijakan satu pintu pendataan pendidikan Islam melalui EMIS (Surat Edaran Dirjen Pendis Nomor : SE/DJ-I/PP.00.9/63/2013 tanggal 24 Juli 2013).
Seluruh jajaran Pendis (pusat dan daerah) harus mendukung pendataan pendidikan Islam satu pintu melalui EMIS.
Inilah Wujud Integrasi Dan Sinkronisasi Data Kemenag dan Kemdikbud

Integrasi dan sinkronisasi data Kemenag (khususnya Ditjen Pendis) dengan Kemdikbud ditunjukkan dalam bentuk kesepakatan penggunaan referensi yang sama untuk pengelolaan setiap entitas data pendidikan, yaitu: 

1. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) untuk data satuan pendidikan;
2. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) untuk data peserta didik;
3. Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) untuk data PTK;
4. Nomor Register Guru (NRG) untuk data pendidik yang telah tersertifikasi.

Secara konkret, integrasi dan sinkronisasi data Kemenag dan Kemdikbud diwujudkan melalui :
1. Pengelolaan dan penerbitan NPSN madrasah dan pesantren oleh PDSP-K Kemdikbud;
2. Pengelolaan dan penerbitan NISN siswa madrasah melalui mekanisme Verifikasi dan Validasi
3. Peserta Didik Kemenag (vervalpdkemenag) yang dikelola PDSP-K Kemdikbud.
4. Penerbitan dan verifikasi NUPTK dan NRG guru-guru di bawah naungan Kemenag melalui mekanisme yang disepakati dengan Ditjen GTK dan PDSP-K Kemdikbud.
5. Pendataan Calon Peserta Ujian Nasional madrasah berkoordinasi dengan Puspendik Kemdikbud.
6. Penyusunan Indikator Pendidikan Nasional (APK/APM, dll) berkoordinasi dengan PDSP-K Kemdikbud.

Sumber Materi Rakor PDSPK Tahun 2016


Kepala Sekolah merupakan salah satu unsur penjaminan mutu pendidikan. Dalam pelaksanaan tugasnya ada beberapa tahapan yang harus dilakukan antara lain: (a) merencanakan program, (b) melaksanakan rencana kerja, (c) melaksanakan pengawasan dan evaluasi, (d) menjalankan kepemimpinan sekolah, dan (e) menerapkan sistem informasi sekolah.
Buku Kerja Kepala Sekolah Profesional Dengan Tupoksi Ideal Nya

Sejalan dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas sekolah, maka meningkat pula tuntutan terhadap kinerja kepala sekolah . Kepala Sekolah diharapkan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai manajer dan leader. Sebagai pemimpin pendidikan di sekolah, kepala sekolah memiliki tanggung jawab sepenuhnya untuk mengembangkan seluruh
sumber daya sekolah. Efektivitas kepemimpinan kepala sekolah tergantung kepada kemampuan bekerjasama dengan seluruh warga sekolah, serta kemampuannya mengendalikan pengelolaan sekolah untuk menciptakan proses belajar mengajar.

Baca juga Buku Panduan Komite Sekolah dan Dewan Pendidikan

Di samping itu, Iklim, suasana, dan dinamika sekolah memiliki peranan yang sangat penting dalam peningkatan motivasi belajar, kerjasama sehingga masing-masing peserta didik memiliki kesempatan yang optimal untuk mengembangkan potensi dirinya. Sebagaimana dinyatakan oleh Gardner
bahwa peserta didik memiliki 8 kecerdasan (Fisik, Linguistik, Matematis /Logis, Visual/Spasial, Musikal, Naturalis, Interpersonal, Intrapersonal). Sistem Penjaminan mutu pendidikan merupakan standar mutu pendidikan yang harus diwujudkan oleh semua warga sekolah agar proses belajar mengajar dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Ciri-ciri Kepala Sekolah Profesional
Seorang kepala sekolah profesional antara lain memiliki:
1. kejujuran;
2. kompetensi yang tinggi;
3. harapan yang tinggi (high expectation);
4. standar kualitas kerja yang tinggi;
5. motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan;
6. integritas yang tinggi;
7. komitmen yang kuat;
8. etika kepemimpinan yang luhur (menjadi teladan);
9. kecintaan terhadap profesinya;
10. kemampuan untuk berpikir strategis (strategic thinking); dan
11. memiliki pandangan jauh ke depan (visionary).
DOWNLOAD BUKU KERJA KEPALA SEKOLAH

Materi bedah kisi-kisi Ujian Sekolah (USM 2016) ini memuat sesuai kriteria pada kisi yang telah dirilis kemdikbud pun sesuai bahasan indikator baca dan unduh Kisi-Kisi US SD/MI 2015/2016 . Ujian Sekolah untuk Tahun Pelajaran 2015-2016 tak akan lama lagi digelar, dengan kegiatan rutin tahuan tersebut banyak hal yang harus dipersiapkan para guru agar nilai ideal yang diharapkan pada siswa-siswanya sesuai harapan, kalau pada posting sebelumnya kami sediakan analisis Try Out Ujian Sekolah/US 
Bedah Kisi-Kisi Ujian Sekolah 2016 Sesuai Indikator Untuk SD/MI


Dengan terus meningkatkan persiapan kami coba berbagi Bedah Kisi-Kisi Ujian Sekolah SD/MI yang sesuai Indikator, pembahasan kisi-kisi ujian sekolah 2016 ini adalah sangat penting guna menganalisa soal-soal apa yang bakal keluar dan mengetahui sejauh mana daya serap siswa kita.

"Baca Juga Aplikasi SKHU SD/MI 2016"

Materi Bedah atau pembahasan kisi-kisi ujian sekolah ini secara lengkap menguraikan bahasan tiap indikator kisi-kisi yang telah dirilis sebelumnya.
DOWNLOAD BEDAH KISI-KISI UJIAN SEKOLAH 2016

Aplikasi penilaian/penskoran juga pemeringkatan akreditasi sekolah ini dikhususkan untuk jenjang SD, meski aplikasi ini berbasis excel namun sangat nyaman digunakan bagi tim penilai untuk diisikan dan tanpa pasword, dari tahun yang bisa disesuaikan point-point yang bisa ditentukan hingga penyesuaian data sekolah yang secara otomatis terhitung dengan baik.
Aplikasi Skoring Akreditasi Sekolah untuk Sekolah Dasar

Akreditasi sekolah memiliki manfaat:
Dapat dijadikan sebagai acuan dalam upaya peningkatan mutu Sekolah/Madrasah dan rencana pengembangan Sekolah/Madrasah.
Dapat dijadikan sebagai motivator agar Sekolah/Madrasah terus meningkatkan mutu pendidikan secara bertahap, terencana, dan kompetitif baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional bahkan regional dan internasional.
Dapat dijadikan  umpan balik dalam usaha pemberdayaan dan pengembangan kinerja warga Sekolah/Madrasah dalam rangka menerapkan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan program Sekolah/Madrasah.
Membantu mengidentifikasi Sekolah/Madrasah dan program dalam rangka pemberian bantuan pemerintah, investasi dana swasta dan donatur atau bentuk bantuan lainnya.

Bahan informasi bagi Sekolah/Madrasah sebagai masyarakat belajar untuk meningkatkan dukungan dari pemerintah, masy, maupun sektor swasta dalam hal profesionalisme, moral, tenaga, dan dana.
Membantu Sekolah/Madrasah dalam menentukan dan mempermudah kepindahan peserta didik dari satu sekolah ke sekolah lain, pertukaran guru, dan kerjasama yang saling menguntungkan.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget